Penulis: Winni Siti Allawiah
Sukabumi, Tim Website. Penilaian akhir dalam dunia pendidikan bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah instrumen krusial untuk mengukur kedalaman pemahaman siswa sekaligus menjadi cermin keberhasilan proses pembelajaran selama satu semester.
Menyadari pentingnya fase ini, SMA PU Al Bayan Putri Selabintana menggelar Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) bagi siswi kelas X dan XI yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 22 Juni 2026. Seluruh rangkaian ujian ini didesain secara sistematis untuk mengevaluasi capaian akademik para siswi sebelum mereka melangkah ke jenjang tingkatan yang lebih tinggi.
Pelaksanaan ASAT tahun ini dibagi ke dalam beberapa waktu (timeline) khusus demi mengakomodasi kebutuhan seluruh siswi. Rangkaian ujian diawali pada tanggal 8 hingga 13 Juni dengan pelaksanaan ASAT Computer Based Test (CBT) bagi para peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN). Selanjutnya, pada tanggal 10 hingga 12 Juni, pelaksanaan ASAT Praktik yang menguji keterampilan psikomotorik siswi, sebelum akhirnya ditutup dengan pelaksanaan ASAT CBT utama bagi seluruh siswi yang berlangsung serentak dari tanggal 13 hingga 22 Juni.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah menerapkan strategi pengaturan ruang ujian yang nyaman dan ideal demi menjaga objektivitas dan kondusivitas. Para siswi kelas X dan XI sengaja digabungkan dan tersebar di dalam satu ruangan dengan komposisi jumlah yang seimbang dan jarak yang sudah ditentukan di setiap kelasnya. Format ujian CBT ini dilaksanakan setiap hari dengan beban pengerjaan berkisar antara 2 hingga 3 mata pelajaran dalam sehari. Meskipun dihadapkan pada jadwal yang padat, para siswi terbukti mampu melaksanakan seluruh rangkaian ASAT dengan penuh kedisiplinan serta tertib mengikuti arahan dan peraturan ketat yang telah ditetapkan oleh sekolah.
Demi mendukung kelancaran ujian, penggunaan perangkat laptop pribadi dan akses ke laman (situs) khusus ujian kembali dioptimalkan oleh pihak sekolah. Metode berbasis digital ini sebenarnya bukan hal baru, melainkan kelanjutan dari sistem yang telah sukses diterapkan pada pelaksanaan ASAT di periode-periode sebelumnya. Pemanfaatan teknologi ini terbukti sangat efektif dan efisien, baik dalam memangkas waktu pengerjaan, mempercepat proses penilaian oleh guru, maupun memperketat pengawasan dari berbagai potensi kecurangan akademik selama ujian berlangsung.
